Menu
syarat rumah subsidi

7 Syarat Rumah Subsidi Paling Umum yang Harus Anda Ketahui!

millie 3 hari ago 0

Memiliki rumah sendiri adalah dambaan banyak orang. Namun, bagi masyarakat berpenghasilan rendah, mewujudkan impian ini terkadang terasa sulit. Harga properti yang terus meningkat membuat membeli rumah secara mandiri menjadi tantangan tersendiri. Adapun solusi lain berupa rumah subsidi yang menawarkan beberapa syarat rumah subsidi sebelum Anda bisa benar-benar menempatinya.

Di dalam artikel ini, kita akan membahas ketujuh syarat rumah subsidi yang paling utama dan sangat penting untuk Anda ketahui jika ingin menempati rumah ini. Perhatikan setiap penjelasan dibawah dengan cermat.

Syarat Rumah Subsidi Paling Umum yang Harus Anda Ketahui!

Berikut adalah beberapa syarat rumah subsidi yang harus Anda penuhi agar bisa menempati rumah subsidi:

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

Syarat paling mendasar adalah Anda haruslah Warga Negara Indonesia (WNI). Kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sah menjadi bukti untuk memenuhi syarat ini.

Bagi Anda yang mau meningkatkan pemahaman lebih, Anda bisa membaca artikel terkait yang membahas tentang “contoh surat jual beli rumah“. Dengan membaca artikel terkait, Anda dapat memahami pembahasan yang kita bahas disini dengan gampang.

2. Berusia Minimal 21 Tahun atau Sudah Menikah

Usia minimal untuk menjadi penerima rumah subsidi adalah 21 tahun. Bagi yang belum mencapai usia tersebut, tetap bisa mendaftar jika sudah menikah. Hal ini dikarenakan program ini bertujuan untuk membantu keluarga muda yang baru memulai kehidupan berumah tangga.

3. Belum Memiliki Rumah Sendiri

Syarat ini diberlakukan untuk memastikan program tepat sasaran. Pemerintah ingin agar bantuan ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang belum memiliki hunian dan membutuhkan tempat tinggal.

4. Penghasilan Tidak Melebihi Batas Tertentu

Batas penghasilan maksimal untuk mendapatkan rumah subsidi berbeda-beda di setiap daerah. Hal ini disesuaikan dengan Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku.  Untuk mengetahui besaran penghasilan maksimal di daerah Anda, Anda bisa menghubungi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinas PRKP) setempat.

5. Bekerja Formal atau Informal

Memiliki pekerjaan, baik formal maupun informal, menjadi salah satu syarat penting.  Bagi pekerja formal, bukti yang bisa dilampirkan adalah slip gaji. Sementara untuk pekerja informal, dapat berupa surat keterangan usaha atau dokumen lain yang menunjukkan penghasilan tetap. Penghasilan ini nantinya akan menjadi penentu kemampuan finansial Anda dalam membayar cicilan KPR.

Sebelum kita melanjutkan, pastikan Anda memiliki waktu untuk sempat membaca artikel terbaru kami mengenai “tips membeli rumah“. Keuntungan membaca artikel terkait yakni bisa membantu Anda untuk mengerti dan memahami penjelasan dalam artikel ini dengan lebih mudah.

6. Memiliki Tabungan Uang

Pemerintah mewajibkan calon penerima rumah subsidi untuk memiliki tabungan uang minimal 10% dari harga rumah. Tabungan ini akan digunakan sebagai uang muka saat proses pembelian rumah.  Dengan adanya tabungan ini,  Anda menunjukkan keseriusan dan kemampuan finansial awal untuk membeli rumah.

7. Bersedia Menempati Rumah Subsidi

Syarat rumah subsidi yang terakhir adalah bersedia untuk menempati rumah subsidi.  Penerima rumah subsidi diharapkan untuk menempati sendiri rumah yang dibeli.  Larangan untuk menyewakan atau menjual rumah dalam jangka waktu tertentu  diberlakukan untuk menghindari praktik spekulasi properti.

Proses Pendaftaran Rumah Subsidi

Setelah melengkapi syarat dan dokumen, langkah selanjutnya adalah mengikuti proses pendaftaran.  Umumnya, pendaftaran dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu:

  1. Pendaftaran di Kantor Dinas PRKP Setempat: Anda dapat mendatangi kantor Dinas PRKP di daerah Anda untuk melakukan pendaftaran awal. Petugas akan memberikan penjelasan rinci mengenai program dan persyaratan yang harus dipenuhi.
  2. Verifikasi Data dan Dokumen: Setelah mendaftar, petugas akan melakukan verifikasi kelengkapan dan kebenaran data serta dokumen yang Anda serahkan.
  3. Penetapan Calon Penerima: Setelah proses verifikasi selesai, pemerintah akan menetapkan daftar calon penerima rumah subsidi.
  4. Pemilihan Rumah: Jika Anda termasuk dalam daftar penerima, Anda akan berkesempatan untuk memilih unit rumah subsidi yang tersedia. Pemilihan unit ini biasanya dilakukan berdasarkan urutan pendaftaran.
  5. Penandatanganan Akad KPR: Tahap selanjutnya adalah proses penandatanganan akad KPR dengan bank yang ditunjuk. Bank akan menjelaskan detail mengenai skema cicilan dan persyaratan KPR.
  6. Penerimaan Kunci Rumah: Setelah menyelesaikan proses akad KPR, Anda akan berhak menerima kunci rumah subsidi.

Itulah pembahasan mengenai syarat rumah subsidi yang harus Anda perhatikan sebelum membeli rumah. Memiliki rumah subsidi merupakan kesempatan emas bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mewujudkan impian memiliki hunian yang nyaman dan terjangkau. 

Dengan memenuhi semua syarat, melengkapi dokumen, dan mengikuti proses pendaftaran dengan benar, Anda selangkah lebih dekat untuk memiliki rumah sendiri. Dan untuk Anda yang ingin membeli rumah di sekitaran BSD dengan kualitas premium dan terjamin, Anda bisa mengunjungi situs BSD City Residential untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Baca Juga: 10 Daftar Perumahan Murah di Serpong Harga 100 Juta

– Advertisement –
Written By